Berita

Greysia/Apriyani Juara, Penonton 'Tambah Imun'! Ini Alasannya
Selasa, 03 Agustus 2021, 10:33:02 WIB
Kategori: Olah raga
95 Kali Di Lihat

Share :    




Jakarta - Kemenangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu di Olimpiade Tokyo 2020 membawa sukacita bagi seluruh masyarakat Indonesia. Momen kemenangan ini pun dianggap jadi 'penambah imun' bagi masyarakat Indonesia di tengah badai COVID-19 yang belum usai.

Menurut sejumlah pakar, kondisi psikis seseorang memang berpengaruh pada sistem imun. Dalam kondisi rileks dan bahagia, sistem imun bekerja lebih optimal menangkal penyakit, dibandingkan saat stres.

Momen juara ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu jelas termasuk kabar yang membahagiakan, pereda stres di tengah berbagai kondisi yang tidak nyaman se Sebenarnya, apa saja sih yang dapat meningkatkan imunitas? Lalu, mengapa kemenangan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu disebut bisa menambah imun? lama pandemi. Ada benarnya jika disebut momen ini bisa menambah imun.

1. Kelola tingkat stres

Menghilangkan stres dan kecemasan adalah kunci untuk kesehatan kekebalan tubuh. Menonton pertandingan Greysia Polii dan Apriyani Rahayu juga bisa jadi semacam penghilang stres karena euforia kemenangan membuat orang bahagia.

Selain itu, kegiatan yang dapat membantu mengelola stres termasuk meditasi, olahraga, dan yoga.

Stres jangka panjang berpotensi meningkatkan peradangan, serta ketidakseimbangan dalam fungsi sel kekebalan. Secara khusus, stres psikologis yang berkepanjangan dapat menekan respons imunitas pada anak-anak.

2. Tidur yang cukup

Kebutuhan tidur yang tercukupi berperan penting untuk meningkatkan imunitas. Faktanya, orang yang kurang tidur sangat rentan terhadap penyakit.

Dalam sebuah penelitian pada 164 orang dewasa sehat, mereka yang tidur kurang dari 6 jam setiap malam lebih mungkin terkena flu daripada mereka yang tidur 6 jam atau lebih setiap malam.

Istirahat yang cukup dapat memperkuat kekebalan alami Anda. Orang dewasa harus berusaha untuk tidur 7 jam atau lebih setiap malam, sementara remaja membutuhkan 8-10 jam dan anak-anak juga bayi hingga 14 jam.

Jika mengalami sulit tidur, cobalah untuk membatasi screentime selama satu jam sebelum tidur. Pasalnya, cahaya biru yang dipancarkan dari ponsel, TV, dan komputer dapat mengganggu ritme sirkadian, atau siklus bangun-tidur alami tubuh.

3. Makan lebih banyak lemak sehat

Lemak sehat, seperti yang ditemukan dalam minyak zaitun dan salmon dapat meningkatkan respons imunitas terhadap patogen dengan mengurangi peradangan.

Minyak zaitun memiliki sifat anti-inflamasi, dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Sifat anti-inflamasinya juga dapat membantu tubuh Anda melawan bakteri dan virus penyebab penyakit yang berbahaya.

Selain itu, asam lemak omega-3, seperti yang ada di salmon dan biji chia, juga mampu melawan peradangan.

4. Batasi konsumsi gula tambahan

Penelitian menunjukkan bahwa gula tambahan dan karbohidrat olahan dapat berkontribusi secara tidak proporsional terhadap kelebihan berat badan dan obesitas.

Obesitas juga dapat meningkatkan risiko jatuh sakit. Menurut sebuah studi observasional pada sekitar 1.000 orang, orang dengan obesitas yang diberi vaksin flu dua kali lebih mungkin terkena flu daripada individu tanpa obesitas yang menerima vaksin.

Membatasi asupan gula dapat mengurangi peradangan dan membantu penurunan berat badan, sehingga mengurangi risiko kondisi kesehatan kronis seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

5. Rajin olahraga intensitas sedang

Olahraga teratur dengam intensitas sedang dapat mengurangi peradangan dan membantu sel-sel imun beregenerasi secara teratur.

Contoh olahraga sedang seperti jalan cepat, bersepeda, jogging, berenang, dan hiking ringan. Kebanyakan orang harus melakukan setidaknya 150 menit olahraga sedang per minggu.

https://health.detik.com/kebugaran/d-5667391/greysiaapriyani-juara-penonton-tambah-imun-ini-alasannya/2

Berita Sering Dibaca


2021-07-02 10:45:12 WIB | UMUM |   228

2021-08-24 13:31:39 WIB | Covid-19 |   192

2021-07-27 11:14:31 WIB | Olah raga |   161

2021-07-21 14:10:09 WIB | Covid-19 |   127

2021-06-29 12:26:20 WIB | Lingkungan |   125